Don't Miss

SMK di Medan Ini Terapkan SKKNI bagi Siswa

Untuk meningkatkan kemampuan siswa, SMK Immanuel menerapkan kurikulum Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Standar ini dikatakan Ketua Yayasan Perguruan Immanuel, Immanuel Munthe, membuat siswa lebih diakui di dunia kerja. Dengan standar ini, dikatakannya kinerja siswa akan lebih terukur.

“Nantinya dari kurikulum yang sudah dipelajari selama ini, sebelum lulus siswa akan mengikuti ujian Kualifikasi Kerja Nasional Indonesia (KKNI). Untuk SMK level minimal yang harus didapat siswa yaitu level 2 dan akan diberikan sertifikatnya,” ujarnya.

Untuk mendapatkan sertifikat, siswa harus mengikuti ujian dan pengujinya didatangkan langsung dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) di Jakarta. Ia menuturkan dalam pengujian nantinya, tak hanya dari LSK, penguji juga didatangkan dari dunia usaha.

Sertifikat ini dikatakannya merupakan pendamping ijazah. Jadi begitu siswa melamar kerja, perusahaan akan menjadikan sertifikat sebagai acuan untuk menerima siswa tersebut bekerja. Bahkan melalui sertifikat ini, perusahaan bisa langsung tahu menempatkannya bekerja di bagian mana.

“Sekarang tidak zamannya lagi training setelah masuk kerja. Jadi begitu dilihat sertifikasinya, bisa langsung disuruh bekerja tanpa training lagi. Bahkan saat ini sekolah kami satu-satunya tempat uji kompetensi. Jadi kalau ada sekolah yang lain yang mau uji kompetensi, bisa diadakan di sekolah kami dan pengujinya tetap didatangkan dari Jakarta,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top