Don't Miss

Gimana Caranya Enggak Baper? (Bagian 2)

Oleh: Aulia Adam

 imagesApakah perkataan atau tindakan sederhana dari seseorang membuatmu merasa tak berarti? Apakah opini seseorang tentangmu sungguh berarti, sehingga kau akan memikirkannya untuk seumur hidupmu?

Well, most of the time the way a person acts has little to do with you personally. So, that’s it. Itu sebenarnya hal yang wajar. Tapi, bagaimana seseorang dibesarkan, bagaimana mereka berurusan dengan emosinya, atau variabel lain seperti mood, tenaga dan kesehatan, sebenarnya sangat memengaruhi psikologi seseorang terhadap gampang atau tidaknya ia akan baper.

Well, sebenarnya tak ada masalah jika kita baper terhadap sesuatu. It is so normal dan sering terjadi! Tapi, ada baiknya untuk tidak selalu membawa personal apa pun yang terjadi di sekitarmu.

Simak bagian keduan (poin 6-10) di bawah untuk terhindar dari serangan baper:

  1. Jaga Kesehatan Fisikmu

Fisik? Yep! Meski Baper sebenarnya lebih akrab ke gangguan yang dirasakan jiwa ketimbang fisik, ternyata menjaga kesehatan fisikmu sangat berpengaruh terhadap kesehatan jiwa. Bukan cuma dengan pola makan teratur dan olahraga yang cukup, berpakaian sebagaimana yang kamu suka juga bisa membantu meningkatkan perasaan yang baik.

  1. Baiklah pada Sesama

Berperilaku baik pada, bahkan orang asing, membuat orang lain merasa senang. Perbanyak mendengarkan orang lain, lakukan beberapa kegiatan sosial, dan membuat orang lain tersenyum apalagi tertawa, akan membuat perasaanmu sendiri membaik. But, remember do it like nothing to lose. Do not expect in return! Ikhlas jauh lebih baik.

  1. Tersenyum

Kamu akan terkejut oleh reaksi orang lain saat kamu lebih sering tersenyum. Senyum akan membawa atmosfer yang lebih menyenangkan di sekitarmu. Perbanyaklah tersenyum, karena kamu tak akan pernah tahu hari macam apa yang telah dilewati seseorang, dan betapa sebuah senyum akan berdampak “berbeda” pada seseorang yang begitu.

  1. Jadi Kreatif! Do and Make Things!

Membuat sesuatu akan berdampak baik bagi hatimu, dan biasanya akan membuat kita senang. Rasanya begitu luar biasa, saat memegang sesuatu yang kamu bikin sendiri dan belum pernah ada sebelumnya! Dengan apa? Hobimu! Sesekali meluangkan waktu untuk memanjakan hobimu akan membuat keadaan lebih baik.

  1. Temui Psikolog

Asal kamu tahu, pergi ke psikolog bukan berarti kamu gila. Karena pekerjaan itu hadir memang untuk membantu kita menghadapi stres yang muncul karena kegiatan sehari-hari. Apalagi kalau kamu merasa kamu terlalu sensitive pada apa pun yang terjadi di sekitarmu, termasuk sebuah komen dari orang di sekitarmu. Psikolog akan membantu mengurangi hipersensitifmu, bahkan mereka bisa memberimu saran-saran bijak menghadapi orang-orang negatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top