Don't Miss

YP Raksana Medan Ciptakan Prototipe Mobil Listrik

Jauh sebelum siswa-siswa SMK di Solo dan kota lain mengekspos hasil karya mereka, diam-diam siswa-siswa SMK Raksana Medan sudah berhasil membuat motor listrik dan mobil mini pada 2010. Namun karya siswa SMK yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Medan ini, masih belum sempurna. Masih perlu penyempurnaan dan dukungan dari pelbagai pihak sebelum bisa diproduksi massal.

Kepala Sekolah SMK Raksana Medan, Anton Siagian, sedikit kecewa lantaran selama ini media hanya mengekspos hasil karya SMK di Jawa. Padahal hasil karya siswa SMK Raksana sudah mendapatkan beberapa penghargaan.

“Kita memenangkan karya teknologi SMK terbaik pada Gebyar SMK Se-Sumatera Utara, Mei 2011. Pada 2010, Dzulmi Eldin, yang ketika itu belum menjabat Wakil Wali Kota Medan juga pernah meminta kami membuatkan sepeda motor bertenaga listrik untuk ia pakai,” katanya.

Anton menjelaskan pembuatan sepeda motor listrik tersebut digawangi siswanya seperti Ewin Bastanta Ginting (Kelas III Otomotif), Hendrix (Kelas III Otomotif), Kristan (Kelas II Otomotif), Azwir Sofyan (Kelas II Otomotif), dan Fandi (Kelas I Otomotif) pada awal 2010. Sepeda motor listrik itu menggunakan sepeda motor tua Honda Astrea Legenda 2001. Pengerjaan rampung September 2010.

Anton mengatakan sepeda motor ini tidak perlu menyedot  setetes bensin. Sumber tenaganya dihasilkan empat buah aki  Direct Current (DC), masing-masing berkapasitas 12 volt. Pengecasan baterai hanya satu jam untuk jarak tempuh 60 km.

“Sepeda motor ini tidak ada asap dan suara. Semua digerakkan listrik, sehingga ramah lingkungan,” ujar Ewin, yang juga bekerja di bengkel umum selepas pulang sekolah.

Ia mengatakan sepeda motor listrik hasil karya SMK Raksana mampu berlari hingga 40 kilometer per jam, dengan daya angkut dua orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top