Don't Miss

Tingkatkan Kualitas Menulis Dosen, STIE IBBI Akan Gelar Workshop

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) IBBI akan menggelar workshop bagi dosen di lingkungan kampus pada 19-20 Januari 2017 mendatang. Workshop mengenai penulisan artikel ilmiah dan publikasi pada jurnal internasional terindeks scopus dan bereputasi ini, akan dilaksanakan di Aula Kampus Diamond STIE-STMIK IBBI pukul 13.00-17.30 WIB.

Workshop akan dibawakan oleh Prof. Dr. Ir. Ferisman Tindaon, M.Sc yang merupakan Guru Besar Tetap salah satu perguruan tinggi swasta di kota Medan. Prof Ferisman dikenal aktif menghasilkan tulisan puluhan karya ilmiah di berbagai jurnal nasional maupun internasional.

Beberapa karya beliau antara lain Effect of nitrification inhibitors 3,4-dimethylpyrazole phosphate (DMPP) and 4-chloromethylpyrazole phosphate (ClMPP) in comparison to dicyandiamide (DCD) on non-target microbial activity in soils as assessed by dehydrogenase and dimethylsulfoxide reductase activity; Biol Fertil Soils:  Vol  48(6).  August 2012 pp. 641-650; serta  Side effects of new pyrazole nitrification inhibitors DMPP and ClMPP in comparison to DCD on non-target microbial processes in different soils and their ecological evaluation, 2002.113 p, ISBN: 3-935713-32-2. Koehler Verlag KG, Giessen, Germany.

Sebelumnya, STIE IBBI telah menunjukkan prestasi dosen di bidang penulisan ilmiah ketika Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STIE IBBI Hasrul Siregar melalui penelitian, Kajian perancangan model pembiayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ia usulkan, tercatat telah menghasilkan dua jurnal internasional yang terindeks scopus.

Workshop yang dilaksanakan selama dua hari ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian Dosen STIE IBBI baik dari program studi Akuntansi maupun Manajemen. Hal ini seperti yang disampaikan Ketua Panitia Workshop sekaligus Wakil Ketua I STIE IBBI Dr. Andriasan Sudarso S.Mn, MM, CMA, “Diharapkan hasil penelitian Dosen STIE IBBI dapat dipublikasikan pada jurnal terindeks scopus dan bereputasi.”

Masih menurut penjelasan Andriasan, workshop yang dilaksanakan juga mendukung program dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemristek-Dikti) yang mengharapkan semakin banyak hasil penelitian dosen Indonesia yang dipublikasikan pada jurnal internasional yang terindeks scopus dan bereputasi.

“Saat ini jumlahnya masih di bawah negara anggota ASEAN seperti Singapura, Thailand, dan Malaysia,” terang Andriasan pada Selasa, 17 Januari 2017 di sela-sela kesibukannya di Kampus Diamond STIE-STMIK IBBI.

IMG-20160130-WA0022

Workshop bagi dosen yang dilaksanakan pada tahun 2016 lalu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top