Don't Miss

Spectre

Oleh: Dana Alfi Anjani

spectre-posterGenre: Aksi, Thriller, Petualangan, Drama

Sutradara: Sam Mendes

Rilis: 6 November 2015

Pemain: Daniel Craig, Lea Seydoux, Christoph Waltz, Ralph Fiennes, Monica Bellucci Stephanie Sigman, Ben Whishaw, Naomie Harris, Dave Bautista.

Spectre digadang sebagai film James Bond terakhir dari Daniel Craig, tapi premisnya masih saja tertebak, kejar-kejaran dengan mobil, perempuan cantik yang dalam bahaya, dan tentunya, man in a nice fitting suites.

Gaung Spectre sudah merebak bahkan jauh sebelum film ini dirilis. Tentang kisahnya yang dipercaya merupakan kelanjutan film-film sebelumnya (Casino Royale, Quantum of Solace, dan Skyfall) hingga daftar pemain yang memang sudah lama ditunggu-tunggu. Spectre merupakan film ke-24 James Bond yang diproduksi oleh Eon Productions. Film kali ini pun masih betah dengan Daniel Craig yang sudah empat kali memerankan James Bond.

The dead are alive” adalah kalimat pertama yang muncul saat film ini dimulai. Bukan tanpa alasan, pilihan kalimat ini juga menjadi salah satu petunjuk atas apa yang akan terjadi di dalamnya nanti. Dibuka dengan scene perayaan The Day of The Dead di Mexico City, Bond mengenakan topeng tengkorak, dan tak lupa, membawa perempuan seksi Miss Bala (Stepahine Sigman) yang kemudian membawanya ke kamar hotel hingga kemudian Bond, dengan sangat cepat bertukar kostum dan keluar dengan cara elegan seperti biasa, membawa senjata dan melakukan penembakan terhadap mafia bernama Sciarra (Alessandro Remona). Tembakan tersebut berimbas pada ledakan besar yang akhirnya menghancurkan bangunan dan membuat panik seisi kota. Lalu dilanjutkan dengan adegan berkelahi di dalam helikopter plus dengan visual effect yang mumpuni, tentunya terlihat sangat luar biasa. Sesuatu mulai terlihat aneh saat Bond menarik paksa cincin dari musuhnya, yang terukir simbol gurita.

Kejadian ini membuat Bond diskors oleh M (Ralph Fiennes), yang kemudian turut menampilkan kekhawatiran akan dibubarkannya program 00 oleh MI5, yang dikomandoi Max Denbigh atau C (Andrew Scott). Sebuah pesan dari M terdahulu (Judi Dench) sebelum ia mati, “Don’t miss the funeral,” membuat Bond ke Roma, dan bertemu dengan janda Sciarra, Lucia (Monica Belluci), yang lantas dari dialah Bond mendapatkan tempat bertemunya kelompok penjahat Spectre tersebut. Lalu ia bertemu dengan sang pemimpin kelompok tersebut, yang adalah salah satu orang terdekat Bond dahulu, Franz Oberhauser (Christoph Waltz). Sayangnya, meskipun dianggap sebagai tokoh yang paling ditunggu-tunggu kemunculannya, Waltz hanya muncul di 40 menit terakhir.

Atas bantuan bawahannya di MI6, Money Penny (Naomie Harris), dan Q (Ben Whishaw) dan lewat pertemuannya dengan lawannya dulu di Casin Royale, dan Quantum of Solace, Mr. White, (Jesper Christensen), Bond kemudian mendapatkan kontak dan menemui Madeleine Swann (Lea Seydoux) yang mengetahui tentang organisasi Spectre tersebut. Drama dan aksi kejar-kejaran pun dimulai.

Bukan film James Bond jika tanpa adegan romantis, dan kalimat-kalimat dialog yang lucu di beberapa bagian. Soundtrack Writings on The Wall yang dibawakan Sam Smith, lengkap dengan melodi yang (sebenarnya tidak) pas dalam film ini, justru menjadi pendorong yang indah dalam penyertaannya di beberapa adegan. Seolah menjadi pelengkap dan penyeimbang dari keseluruhan film. Termasuk saat Craig menginterogasi seekor tikus yang masuk ke kamar, yang kemudian justru membawanya ke ruangan tersembunyi, kantor White dahulu kala. Tentunya, tak diragukan lagi, peran Q di dalam film ini yang memberi hiburan tersendiri dengan dialog-dialog ala teknisi jeniusnya. Meskipun secara pribadi, terlalu banyak unsur drama di film ini, ketimbang aksi thriller seperti biasa. Terlepas dari itu, Spectre tetap menyuguhkan James Bond yang elegan dan seksi. Walaupun tak sedramatis dan seemosional Skyfall, Spectre tetap memiliki kastanya sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top