Don't Miss

SMK Eria Kembangkan Kreativitas Siswa Lewat Ekskul

Untuk mengembangkan sisi kreatif serta bakat seni siswa, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menambah dua ekstrakurikuler baru. Ekskul yang ditambah yaitu seni tari dan futsal. Penambahan ekskul dikatakan Kepala Sekolah SMK Eria, Asvro Effendy, memang sesuai dengan arahan kurikulum dimana sekolah harus mempunyai ekstrakurikuler untuk mengembangkan potensi siswa.

Dengan adanya ekskul ini dikatakannya sekolah ingin menciptakan siswa yang tak hanya unggul dalam bidang akademik namun juga mempunyai sisi kreatif. Bahkan ke depannya, sekolah akan menambah beberapa ekskul lagi sehingga pilihan siswa semakin banyak.

“Saat ini yang sedang dalam penjajakan yaitu pencak silat. Ini rencananya mau dimasukkan ke dalam ekskul sekolah namun saat ini masih kami tinjau apakah layak atau tidak dimasukkan ke sekolah,” ungkapnya saat ditemui.

Pemilihan ekskul tari dikatakan Asvro dikarenakan hampir 95 persen siswa di SMK adalah perempuan. Ekskul ini juga diadakan setelah dilihat minat dan usulan siswa serta para guru. Sedangkan untuk laki-laki diberikan ekskul futsal. Walau tergolong baru ia mengungkapkan ekskul ini sering mengikuti perlombaan dan sering juga berpartisipasi dalam berbagai acara.

Ekskul merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh siswa. Dalam seminggu, setiap ekskul akan diberikan kesempatan untuk berlatih dua kali.

Untuk meningkatkan kualitas akademik siswa, sekolah juga menyediakan kelompok belajar. Saat ini yang sudah ada antara lain klub belajar peminatan conversation, praktik bidang akuntansi, dan praktik administrasi dan perkantoran. Klub belajar ini ia katakan juga merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti siswa.

Untuk klub belajar ia katakan arahnya lebih kepada mempertajam kompetensi siswa. Untuk itu, setiap klub belajar akan dibimbing oleh guru yang produktif di bidang tersebut. Selain itu, kebanyakan yang dilakukan di klub belajar adalah praktik.

“Kami mempunyai lab kejuruan di sini. Jadi siswa akan belajar di lab. Misalnya siswa administrasi perkantoran mereka akan masuk ke lab dimana ruangnya sudah didesain seperti suasana kantor sebenarnya. Jadi mereka paham bagaimana dunia kerja itu sebenarnya,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top