Don't Miss

IMKA Rudang Mejile IBBI Bagi 1000 Masker untuk Korban Gunung Sinabung

IMKA Rudang Mejile IBBI bagikan 1000 masker untuk korban letusan Gunung Sinabung yang terkena dampak abu vulkanik. Kegiatan ini diadakan di Desa Tiga Pancur Kabupaten Karo. Mahasiswa STIE-STMIK IBBI membagikan masker ke rumah rumah masyrakat Desa Tiga Pancur.

Aksi sosial yang dilakukan IMKA Rudang Mejile IBBI juga bertujuan mengedukasi masyarakat tentang bahaya abu vulkanik dan menghimbau masyrakat menggunakan pelindung jika keluar rumah. Bantuan masker juga diberikan kepada Kepala Desa Tiga Pancur Indra Sitepu. Kepala Desa Tiga Pancur  mengucapkan banyak terimakasih kepada IMKA Rudang Mejile IBBI atas turut peduli kepada masyarakat desa tersebut.

Ketua IMKA Rudang Mejile IBBI Bayu Teta Pinem didampingi Ari Depari, Tedi Setiawan , Satrianta Bangun, dan Tridevi Yanta br Tarigan selaku Pengurus IMKA Rudang Mejile IBBI mengatakan kegiatan ini adalah bukti nyata kepedulian IMKA Rudang Mejile IBBI kepada masyrakat, “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan ikut membantu menyukseskan acara ini,” ujarnyaya.

Gunung Sinabung Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami erupsi Senin 19 Februari 2018. Erupsi itu menyemburkan abu vulkanik dengan ketinggian lima kilometer, Sinabung juga menyemburkan awan panas hingga ketinggian 4,9 kilometer. Akibat semburan letusan dahsyat ini, lima wilayah sempat dilanda kegelapan.

 

Letusan tersebut terdengar suara bergemuruh. Selain itu, awan panas juga menyembur dari kawah gunung dengan jangkauan ke arah timur laut dengan jangkauan 3,5-4,9 km dan ke arah selatan sejauh 4.900 meter. Tingginya semburan abu vulkanik pada letusan kali ini, yakni setinggi 5 kilometer, disebut sebagai letusan yang terdahsyat pada 2018.

Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pos pantau Gunung Sinabung, jarak luncur abu vulkanik sektoral Selatan-Tenggara 4.900 meter dan sektoral Tenggara-Timur 3.500 meter. Selanjutnya awan panas letusan dengan jarak luncur 4.900 meter mengarah ke Selatan. Teramati gugur dengan jarak luncur 1.000-1.500 meter mengarah ke Tenggara dan visual tertutup abu.

Saat erupsi, juga terjadi gempa. Sejak pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB telah berlangsung satu kali gempa letusan dengan 607 detik, 1 kali awan panas letusan dengan durasi 607 detik, dan 10 kali awan panas guguran dengan durasi 195-792 detik. Kemudian 14 kali gempa guguran, 5 kali gempa hembusan, 1 kali gempa low frekuensi, dan 5 kali gempa vulkanik dalam.

Gunung Sinabung

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top