Don't Miss

Cantik itu Luka

Oleh: Aulia Adam

700-cil2015Bermula dari kebangkitan Dewi Ayu setelah 25 tahun dikubur, agak ajaib juga, tapi memang inilah salah satu bagian mistis dalam buku ini.Kebangkitannya ternyata sekalian membaca cerita masa lalunya yang mungkin sama sekali tidak memberikan ruang kebahagiaan.

Masa kependudukan Jepang menjadi permulaan beragam musibah dan kesedihan yang melanda kehidupan Dewi Ayu, mulai dari terpaksa menjadi pelacur di rumah Mama Kalong, hingga nasib anak-anaknya yang sama muramnya dengan Ibunya. Sebenarnya Dewi Ayu masih memiliki satu anak lagi, yaitu Si Cantik. Ironinya, Cantik tidaklah secantik namanya, wujudnya yang mengerikan kerap membuat sekitarnya menjerit atau berlari ketakutan. Namun, dari Cantik-lah Dewi Ayu berharap, anaknya yang buruk rupa ini tidak terkena kutukan karma yang terus mengikutinya.

Meski slogan ‘don’t judge book by it’s cover’ sering dikumandangkan, tapi melihat kevulgaran model di bagian sampul cukup mewakili gaya penulis menyampaikan kisah Dewi Ayu yang vulgar dan blak-blakan. Menariknya, membaca Cantik Itu Luka yang disampaikan dengan cara blak-blakan kadangkala membuat bibir sedikit tersungging ‘menatap’ keironian hidup Dewi Ayu dan anak-anaknya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top